12 Januari 2018
Pukul 11.58 Wita. Alhamdulillah, kami tiba dengan selamat di Tonronge. Dalam perjalanan dari Makassar menuju Barru, terjadi kecelakaan di Barandasi, Maros. Tidak jauh dari persinggahan mobil. Tempat membeli oleh-oleh. Kami sempat singgah di tempat itu, sekedar membeli oleh-oleh ala kadarnya untuk anak di pondok.
Beberapa meter dari tempat itu, setelah mobil jalan, tiba-tiba dari arah berlawanan, sebuah mobil Triseda ingin berbelok arah. Triseda itu tampak miring meluncur dengan derasnya. Kendaraan itu tampak oleng.
Saya bilang, "Iiih natabrak maki, Aba. Natabrak maki." Saya tutup mata. Kupikir Triseda itu akan menabrak kendaraan kami. Tapi, tiba-tiba ada mobil Panther melaju dengan kencangnya di samping kendaraan kami. Mobil itulah yang dihantam Triseda itu.
Kusangka mobil Panther itu juga akan oleng dan mengenai kami. Karena kerasnya tabrakan itu. Sampai-sampai Triseda itu melayang, terhempas dan terbalik. Bannya terlempar. Ada serpihan Triseda mengenai kendaraan kami. Dan pengendara mobil beroda tiga itu berdarah-darah kepalanya.
Mobil Panther yang tertabrak tetap melaju dalam keadaan rusak. Sisi kiri badan mobil berlubang. Mobil kami menepi dan terlihat dari jauh mobil itu juga berhenti. Sepertinya, pengemudinya orang yang bertanggung jawab.
Kami melanjutkan perjalanan, setelah pengendara Triseda diantar ke rumah sakit oleh kerabatnya. Seorang sopir pete-pete yang menghentikan kendaraannya. Dan menurunkan para penumpangnya melihat kejadian itu.
Selama perjalanan, jantung berdebar, badan terasa loyo. Masih sangat jelas terbayang peristiwa tadi.
Puji syukur ke hadirat Allah, yang telah melindungi perjalanan kami.
Semoga kami selalu dalam perlindungan-Nya..aamiin..
Allohumma sholli ala Muhammad wa ali Muhammad..
Pukul 11.58 Wita. Alhamdulillah, kami tiba dengan selamat di Tonronge. Dalam perjalanan dari Makassar menuju Barru, terjadi kecelakaan di Barandasi, Maros. Tidak jauh dari persinggahan mobil. Tempat membeli oleh-oleh. Kami sempat singgah di tempat itu, sekedar membeli oleh-oleh ala kadarnya untuk anak di pondok.
Beberapa meter dari tempat itu, setelah mobil jalan, tiba-tiba dari arah berlawanan, sebuah mobil Triseda ingin berbelok arah. Triseda itu tampak miring meluncur dengan derasnya. Kendaraan itu tampak oleng.
Saya bilang, "Iiih natabrak maki, Aba. Natabrak maki." Saya tutup mata. Kupikir Triseda itu akan menabrak kendaraan kami. Tapi, tiba-tiba ada mobil Panther melaju dengan kencangnya di samping kendaraan kami. Mobil itulah yang dihantam Triseda itu.
Kusangka mobil Panther itu juga akan oleng dan mengenai kami. Karena kerasnya tabrakan itu. Sampai-sampai Triseda itu melayang, terhempas dan terbalik. Bannya terlempar. Ada serpihan Triseda mengenai kendaraan kami. Dan pengendara mobil beroda tiga itu berdarah-darah kepalanya.
Mobil Panther yang tertabrak tetap melaju dalam keadaan rusak. Sisi kiri badan mobil berlubang. Mobil kami menepi dan terlihat dari jauh mobil itu juga berhenti. Sepertinya, pengemudinya orang yang bertanggung jawab.
Kami melanjutkan perjalanan, setelah pengendara Triseda diantar ke rumah sakit oleh kerabatnya. Seorang sopir pete-pete yang menghentikan kendaraannya. Dan menurunkan para penumpangnya melihat kejadian itu.
Selama perjalanan, jantung berdebar, badan terasa loyo. Masih sangat jelas terbayang peristiwa tadi.
Puji syukur ke hadirat Allah, yang telah melindungi perjalanan kami.
Semoga kami selalu dalam perlindungan-Nya..aamiin..
Allohumma sholli ala Muhammad wa ali Muhammad..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar