Kamis, 19 Januari 2017

Mencari Karyawan

Sudah beberapa hari ini karyawan yang kerja di toko Meta Cell tinggal seorang. Biasanya ada tiga orang. Ada yang pulang kampung belum tentu datang kembali. Dan ada yang berhenti bekerja karena mau bikin usaha sendiri. Alhamdulillah.

Seorang karyawan sangat tidak cukup untuk menggawangi toko. Apalagi dia hanya masuk sore sampai malam hari. Jadi sang bos sendiri mesti turun tangan. Juga saya ikut membantu menjaga toko. Alhasil, banyak yang terbengkalai pekerjaan lain. Misalnya, Foto kopi, pergi belanja voucher, Alat Tulis Kantor. Juga pekerjaan rumah tangga tidak terurus dengan baik. Soalnya keluar masuk rumah.

Sebenarnya sudah ada beberapa orang yang menawarkan diri untuk menjadi karyawan. Tetapi mereka masih sementara dipertimbangkan. Mengingat pengalaman kami sebelumnya mempekerjakan karyawan. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman itu. Yang membuat kami agak sulit untuk menerima seseorang menjadi karyawan. Memang sih tak ada yang sempurna pada diri seseorang. Tapi setidaknya bisa diperoleh pekerja yang optimal dalam melalukan tugasnya.

Dari sekian banyak pengalaman mempekerjakan orang, saya melihat beberapa aspek yang penting dilihat dari karyawan, yaitu

1. Kejujuran
Kejujuran dalam hal ini sangat penting. Dalam pekerjaan ini, pencatatan uang masuk dan keluar tidak ketat. Sangat gampang ketika karyawan berniat jahat. Mengambil selembar dua lembar uang seratus ribu itu tidak akan ketahuan.

2. Kedisiplinan
Karyawan yang disiplin itu ketika sudah ditentukan waktu masuknya. Tidak akan sengaja membuat dirinya terlambat. Misalnya, jam 08.00 dia mesti masuk. Dia tidak akan sengaja masuk pukul 08.15. Karena ketika ini menjadi kebiasaan. Maka pimpinan akan kurang respek. Dan bisa saja akan berpengaruh pada komisi kurang atau kenaikan gaji yang tertunda.

3. Patuh
Seorang karyawan ketika pimpinan mengatakan tolong dikerjakan ini, akan mengerjakan tugas yang diberikan. Tidak mencari-cari alasan pembenaran agar pekerjaan yang diberikan tidak dilakukan. Kalau misalnya pekerjaan yang diberikan berat. Sebaiknya menggunakan kata-kata yang sopan untuk menolaknya.

4. Penguasaan pekerjaan
Seorang karyawan yang baik akan menguasai pekerjaannya dengan baik. Karena dia akan aktif bertanya. Apa-apa saja yang tidak diketahui dan diperlukan untuk kelancaran pekerjaan. Contoh, pada pekerjaan jual beli, sebaiknya karyawan menanyakan harga-harga barang dan mengetahui posisi-posisi barang yang dijual. Jangan sampai baru bertanya ketika sudah ada pembeli yang datang membeli. Seperti tidak profesional bukan. Juga menghambat proses jual beli.

5. Tidak online pada saat bekerja
Ketika seorang karyawan aktif online saat bekerja. Tentu saja akan kurang fokus pada pekerjaannya. Sudah ada konsumen yang datang. Masih sibuk browsing-browsing. Apalagi untuk menata dan membersihkan barang, pastinya tidak akan deh.

Dari sekian banyak aspek yang perlu dipertimbangkan, hanya lima yang saya paparkan. Mungkin ada beberapa aspek lain juga yang penting. Tetapi kalau kelima aspek di atas sudah terpenuhi, saya pikir pekerjaan akan lancar. Dan target penjualan akan meningkat. Dan gaji pun akan meningkat. Karena pimpinan senang melihat sikap dan kinerja sang karyawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar