Jumat, 06 Januari 2017

Harga Naik

Dengar-dengar eh baca-baca di medsos Biaya STNK naik. Biaya BPKB naik. Eh. Harga cabe rawit juga naik. Semua pada naik yah. Orang-orang jadi pada kaget. Bingung dan banyak yang marah-marah. Tapi ada juga yang diam. Mencari info apa benar adanya.

Ada yang kemudian yang mengklarifikasi. Bilang kenaikan itu benar adanya. Tetapi jangan panik. Karena kenaikan itu tidak seperti yang kita pikirkan. Bahwa mengurus BPKB itu khan tidak setiap tahun. Cukup pada saat kita beli kendaraan atau balik nama kendaraan kita. Apa kita setiap tahun mengurus BPKB. Atau membalik nama kendaraan yang kita punyai. Tidak khan cuma sekali. Kita khan tidak setiap tahun beli kendaraan. Mengurus STNK juga tidak tiap tahun. Paling lima tahun sekali.

Ada juga nih, berita cabe naik menjadi 90- 100 ribu per kg. Wah bahaya atuh. Kita ini pemakan cabe. Tidak ada cabe tidak asyik. Hehehe. Memang klo kita makan cabe itu harus tersedia. Apakah sudah berubah wujud menjadi sambel atau masih utuh belum diapa-apakan. Itu cabe sudah menjadi menu utama sama seperti nasi yang harus ada. Tapi tidak perlu banyak. Cukup seadanya saja.

Dengan naiknya harga cabe. Ibuk-ibuk mesti mikir bagaimana menyediakan cabe dengan harga murah. Caranya yah. Harus kreatif dong. Mulai menanam cabe. Hehe.. Gampang kok menanam cabe. Tidak perlu lahan luas. Cukup pakai pot atau galon bekas. Lalu tanah plus sekam dimasukkan ke pot. Biji-biji cabe disemaikan. Klo sudah tumbuh beberapa. Pilih tanaman cabe yang subur dan kelihatan kokoh. Siram setiap hari pagi dan sore. Boleh dipupuk pakai air beras . Nah. Tanaman cabe tumbuh semakin subur dan lebat. Tinggal menunggu berbunga dan berbuah deh.

Free writing

Tidak ada komentar:

Posting Komentar