Novel The Marked Son karya seorang novelis perempuan. Buku yang lumayan tebal sebenarnya. Meskipun tebal, cerita fiksi action yang bernuansa misteri ini lumayan bagus dan seru. Sayapun terlarut di dalamnya. Menikmati helaian demi helaian, cerita terangkai begitu nyaman dibaca.
Novel ini menceritakan tentang kisah seorang pemuda yang bernama Dylan. Dylan sering bermimpi tentang seorang wanita cantik. Mimpi ini sering berulang semenjak dia kecil. Kehidupannya dengan ibunya yang sering bergonta-ganti pasangan amat menyedihkan. Dia merasa tidak dibutuhkan oleh siapapun. Dia lahir tanpa seorang ayah. Ibunya hamil di luar nikah. Karena takut, ibunya minggat dari rumah dalam keadaan hamil.
Menjelang tamat SMA, Dylan dibawa ibunya ke rumah orangtuanya di pinggir sebuah hutan. Hutan yang misterius. Di dalam hutan itu, hidup orang-orang pertama yang diistilahkan darah murni. Yang memisahkan antara tempat manusia dan orang-orang berdarah murni ini adalah dinding penghalang. Selain darah murni ada juga orang-orang berdarah campuran. Orang-orang berdarah campuran hasil pernikahan antara orang-orang berdarah murni dan manusia.
Pada saat itu, raja orang murni menghilang. Maka muncullah, Navar kesatria, yang gagah nan sakti tapi sayangnya bengis. Dia tak segan-segan membunuhi orang-orang yang menghalangi keinginannya untuk menjadi raja. Satu hal yang sangat ditakutkan darinya, Navar ingin menjaga kemurnian dari orang-orang pertama. Untuk itu, ia memburu orang-orang berdarah campuran dan membunuh mereka.
Orang-orang berdarah campuran akhirnya terasingkan. Memilih untuk bersembunyi dari kejaran sang Navar. Sudah banyak korban darinya. Termasuk Lani, seorang sahabat Kera. Kera inilah gadis yang selalu diimpikan Dylan semenjak Dylan masih kecil.
Kera adalah putri bangsawan terkemuka di negeri itu. Ia ingin diperistri oleh Navar. Kera ingin menolak tetapi sang Ayah tetap menjodohkannya dengan Navar. Dengan tak sengaja ia ketemu Dylan di hutan. Timbul harapan, Dylan bisa menolongnya. Sang Putri merasakan ada kekuatan maha dahsyat dari seorang Dylan. Hanya pria itu yang bisa melawan Navar.
Dylan kemudian akhirnya membuktikan kekuatan itu. Pertama kalinya dia kaget akan kekuatannya. Tetapi kemudian dapat mengendalikannya. Dylan dan Kera kemudian ke negeri Kera. Mereka bertemu Falcon, guru Kera sekaligus peramal kerajaan. Falcon melarang Kera untuk bersama Dylan. Demi keselamatan rakyat, Kera harus menjadi istri Navar. Tetapi Kera bersikeras bahwa Dylan bisa melawan Navar. Kera kemudian berpisah dengan Dylan.
Dylan kembali ke rumah kakek neneknya di luar hutan. Tetapi betapa terkejutnya karena beberapa tempat sudah terbakar. Kakeknya masuk rumah sakit. Ternyata Navar dan pasukannya sudah menyerang melintasi dinding pembatas dunia mereka dengan dunia luar.
Dengan ditemani oleh dua temannya, yang baru ketemu dan nenek temannya. Mereka masuk ke dunia Kera dengan melewati dinding pembatas. Dengan harapan ingin menyelamatkan Kera yang sebentar lagi melangsungkan pernikahan dengan Navar. Berbagai kejadian dan pertempuran mereka lewati. Sayang, salah satu teman Dylan tewas terbunuh.
Dylan kemudian bertempur dengan Falcon. Dan akhirnya Falcon terbunuh. Dylan dan Navar pun akhirnya bertempur. Dan Dylan pun bisa memenangkan pertempuran. Tapi sayang, Dylan kemudian koma. Akankah Dylan selamat dan bertemu kembali dengan Kera?
Novel yang menggambarkan kejahatan dan kebengisan, kekuatan cinta dan persahabatan ini menarik. Penggemar fiksi misteri pastinya suka. Apalagi di dalam hutan, digambarkan banyak makhluk ganjil berbahaya juga makhluk unik yang bersahabat. Mirip-mirip cerita Star War atau Stark Trek. Baca deh untuk lebih puasnya. Soalnya, bisa jadi uraianku di atas tidak begitu memuaskan dibandingkan jika kamu baca sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar